Thursday, 15 December 2011

Berjalan Di Sungai


AREA MEDAN
Pada lembahan lebar bahkan sempit dengan tebing-tebing batu dan tanah yang selalu mengapitnya dimana akan memaksa kita untuk berjalan bahkan berenang di dalam alirannya. Tak selamanya dalam melaksanakan survey darat di sungai, kita akan berjalan di tanah yang kering. Karena bentuk sungai yang selalu mencari dataran rendah yang membuat aliran sungai tak kenal medan.
Agar maksud yang kita capai berhasil dan selamat, walau apapun alasannya apakah sengaja berpetualang ataupun ada kegiatan penelusuran sungai untuk di data yang nanti akan kita arungi, tentunya memerlukan kiat-kiat khusus.

KIAT 
Baiklah mari kita jabarkan tentang kiat-kiat penelusuran sungai tersebut antara lain sebagai berikut :


>  Agar kita waspada melihat medan yang akan kita lalui, tentukan penyusuran dari arah muara ke hilir, 
    bukan sebaliknya. Selain itu kita akan mengetahui dari mana datangnya air apabila bobot air lain dari 
    normalnya.
>  Persiapkan perlengkapan yang kita perlukan  harus di rencanakan dengan matang dari awal agar kita
    dapat mengetahui kondisi medan yang kan dihadapi.
>  Jangan lupa berdoa terlebih dahulu sebelum melakukan perjalanan.
>  Guanakan alas kaki atau sepatu yang pas dikaki, jangan sampai longgar tali ikatannya. Disarankan  
    menggunakan sepatu yang ringan dan tidak begitu meresap air atau mudah kering agar pada saat berjalan 
    tidak membuat beban tambahan.
>  Dalam hal pakaian sebaiknya di gunakan yang mudah kering.
>  Pada badan sungai yang berbatu, sering kita harus berjalan lebih hati-hati, jadi pilih batu yang tertanam
    dipasir yang kuat atau batu yang disekitarnya bersentuhan, ini dilakukan agar pijakan kita tidak goyang 
   yang natinya akaan membuat kita kehilangan keseimbangan sudah tentu terjatuh, kalau itu terjadi tidak  
    usah malu karena akan terasa sakit fisiknya saja.
>  Pada saat kaki kita berpindah sisi baik berenang ataupun berjalan kaki,kita lalukan dengan mengarahkan
    sudut gerak 45 derajat ke arah hulu, supaya kita bisa menahan arus dari aliranya sungai dan tidak terbawa
    arusnya.
>  Saat menyeberang sungai dangkal, usahakan sesekali melihat ke dasar sungai terkadang batu yang kita
    pijak licin dan tidak stabil.
>  Jangan terburu-buru saat menyebarang sungai, itu bisa mengakibatkan kehilangan keseimbangan terutama
    kalau arus sungai yang kuat.
>  Mata pandangan kita si arahkan ke hulu sungai, agar selalu waspada pada benda-benda yang mengapung
    yang terbawa arus sungai.
>  Waspadai kemungkinan air bandang jika terlihat mendung di hulu.
>   Pada saat penulusuran terlihat warna air berubah seperti keruh atau ada lumpur yang disebabkan
   banyaknya sampah terseret arus, maka tindakan kita harus mencari lokasi yang lebih tinggi dan pastinya
   aman, dimana kita bisa melihat dari batas-batas air di pinggir sungai dan bila naik maka itu pertanda akan
   terjadi banjir bandang. Ingat waspada !!! terutama pada malam hari
> Lindungi perlengkapan anda dari pengaruh air baik elektronik dan lainnya, sebaiknya gunakan dengan
   bahan anti air atau kedap air.
> Nah sekiranya itu yang bisa saya jabarkan, tak lupa selalu mencari informasi dari penduduk setempat yang
   kita temui. Ingat prediksi ketinggian air dari pinggiran sungai agar anda bisa memperhitungkan sejauh mana
   anda bergegas naik dari air, apabila air sungai mengalami peninggian cepat secara tiba-tiba.

Semoga berguna dan selalu berhati-hati... Good Luck !

2 comments:

Anonymous said...

bagus sekali sangat mendukung tuk perjalanan saya ke derah yang bersungai thank's info tips nya moga berguna buat yang lainnya. sukses yooo....!!

eudict said...

wah tak jauh berbeda dengan saya punya segudang tips dan mungkin anda bisa kunjungi web saya yaa...good luck ya gan... www.eudict.com